Setelah Berhubungan Seks Belum Mandi Junub Sampai Imsak, Bolehkah Puasa?

2 minutes reading
Tuesday, 12 Apr 2022 14:57 0 393 Redaksi Kece

Mandi junub wajib hukumnya bagi umat Islam untuk menyucikan diri dari hadas besar, seperti haid, nifas, hingga usai keluar air mani seperti ketika berhubungan seks. Tujuan mandi junub tentu untuk membersihkan diri serta menyempurnakan nikmat-Nya agar Bunda lebih bersyukur.

Perintah mandi junub tertuang dalam Al Quran lewat surat Al-Maidah ayat 6 yang berbunyi;

وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى ٱلْمَرَافِقِ وَٱمْسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى ٱلْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَٱطَّهَّرُوا۟ ۚ وَإِن كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلْغَآئِطِ أَوْ لَٰمَسْتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمْ تَجِدُوا۟ مَآءً فَتَيَمَّمُوا۟ صَعِيدًا طَيِّبًا فَٱمْسَحُوا۟ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُم مِّنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُم مِّنْ حَرَجٍ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ 

Artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.”

Selama bulan Ramadan, Bunda dan Ayah boleh berhubungan seks asalkan tidak sedang berpuasa. Setelah berhubungan seks, segera lah mandi junub untuk kembali menyucikan diri dari hadas besar. 

Jika Bunda dan Ayah berhubungan seks pada malam hari kemudian ketiduran hingga belum sempat mandi junub sampai waktu imsak serta azan Subuh, apakah masih boleh berpuasa? Yuk kita ulas di sini, Bunda. 




Banner Anak Siti KDI Dibully

Belum mandi junub usai bercinta sampai waktu Subuh, bolehkah puasa?

Mungkin Bunda sering bertanya-tanya, apakah boleh puasa jika belum mandi junub sampai waktu Imsak dan azan Subuh? Jawabannya boleh berpuasa meski belum mandi junub sampai azan Subuh, Bunda. 

Seperti tertuang dalam hadis yang mengisahkan Rasulullah SAW masih dalam keadaan junub setelah berhubungan seks. Beliau belum mandi junub saat memasuki waktu fajar dan segera menjalankan mandi wajib maka bisa melanjutkan berpuasa. 

قالت عائشة رضي الله عنها : كان النبي صلى الله عليه و سلم يدركه الفجر في رمضان من غير حلم فيغتسل ويصوم 
(رواه البخاري)

Artinya:

“‘Aisyah ra. berkata: Bahwa sesungguhnya Rasulullah saw pernah memasuki waktu fajar, padahal ia dalam keadaan junub karena bergaul dengan isterinya, kemudian ia mandi (mandi janabah) dan melanjutkan puasa.” (HR. Bukhari dari ‘Aisyah ra.)

أَنَّ عَائِشَةَ زَوْج النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيِهِ وَ سَلَّمَ قَالَتْ قَدْ كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهَ وَ سَلَّمَ يُدْرِكُهُ الْفَجْرُ فِي رَمَضَانَ وَهُوَ جُنُبٌ مِنْ غَيْرِ حُلْمٍ فَيَغْتَسِلُ وَيَصُوْمُ. (رواه مسلم)

Artinya:

“Sungguh Rasulullah saw. pernah memasuki waktu fajar di bulan Ramadan sedang beliau dalam keadaan junub bukan karena mimpi, maka mandilah beliau dan kemudian berpuasa.” (HR. Muslim dari ‘Aisyah ra.)

Jadi, kapan waktu yang tepat untuk mandi junub? Cek di halaman berikutnya, ya, Bunda.

Tak hanya seks, ini juga bisa dilakukan untuk jaga hubungan suami istri saat Ramadan.

[Gambas:Video Haibunda]


Avatar

Redaksi Kece

Hibur adalah portal berita yang bisa menghibur dan menjadi wawasan serta tempat mencari informasi terupdate

LAINNYA